Karena Adakan Perjanjian Dengan TALIBAN, Negara-Negara BARAT Peringatkan Pemerintah PAKISTAN!!
Jumat, 23 Mei 08 Menlu Inggeris, David memperingatkan Pakistan dan Afghanistan bahwa dunia barat akan menilai demokrasi belum terealisasi dalam sistem pemerintahan kedua negara itu andaikata sedikit saja mereka melepaskan diri dari peran yang telah dimainkan negara-negara dalam front dunia terhadap apa yang disebut ‘terorisme.’
Pemerintah Amerika Serikat sudah mulai memperkuat aliansi internasionalnya terhadap organisasi-organisasi Islam dengan kedok ‘anti teroris’ beberapa tahun terakhir. Negara adikuasa itu menganggap setiap negara yang tidak memberikan dukungan penuh terhadapnya dalam masalah tersebut sebagai tidak demokratis atau negara pembangkang. Akan tetapi sejumlah lembaga swadaya yang konsern dengan HAM menegaskan, perang terhadap teroris tersebut pada hakikatnya hanyalah merupakan salah satu rentetan pelanggaran terhadap kebebasan dan hak individu, menghilangkan makna demokrasi yang sebenarnya. Dalam kunjungannya ke ibukota Amerika, Washington, menlu Inggeris berkata, “Pakistan dan Afghanistan harus segera menyelesaikan setiap bentuk saling tuduh di antara kedua belah pihak terkait serangan-serangan yang terjadi di dalam masing-masing negara dan di sepanjang perbatasan. Ia menuntut agar dibuatkan sejumlah agenda kepentingan bersama dan koordinasi dalam menghadapi apa yang disebut ‘terorisme.’ Peringatan itu disampaikan pasca dibuatnya kesepakatan damai yang ditandatangani bersama antara pemerintahan koalisi Pakistan dan gerakan TALIBAN Pakistan di lembah Sawat yang bergejolak guna menyudahi bentrok berdarah yang telah menelan puluhan korban jiwa tak berdosa. Kesepakatan itu menyatakan harus dimulainya penerapan syariat Islam di kawasan tersebut.(almkhtsr/AS) Rasulullah ‘alaihish sholatu wassalaam :: Rumah di Ciputat dijual murah! :: |
AMERIKA: Seorang Biarawati Curi Uang Gereja Untuk Berjudi!!
Selasa, 15 April 08
Seorang biarawati Katholik mengaku telah mencuri uang dalam jumlah besar dari kepastoran Omaha, tempat ia bekerja dan telah menghabiskan sebagian besarnya untuk berjudi. Sementara pihak kepolisian menemukan mayat penjaga gereja di salah satu klub ‘striptease’ di kawasan Riverseid, distrik Ohio Amerika.
Biarawati yang diketahui bernama Barbara Markey mengakui dosa yang diperbuatnya. Pengacaranya, G William Gallap mengatakan, kliennya setuju untuk membayar ganti rugi sebesar 125 ribu dolar.
Seperti dilansir jaringan CNN, Markey menghadapi ancaman hukuman kurung yang bisa mencapai 20 tahun ketika nanti akan divonis pada bulan Juli.
Sebagai catatan, tahun 2006 Markey pernah diusir saat masih menjabat direktur kantor kepastoran. Kemudian setelah dilakukan audit keuangan oleh akuntan, ditemukan penyimpangan dalam data keuangannya. Markey terbukti telah membelanjakan uang sebesar 307.545 Dolar AS untuk keperluan pribadinya alias tanpa audit.
Tim Jaksa penuntut umum mengatakan, Markey menggunakan uang tersebut untuk menutupi ongkos judi, beli hadiah dan rekreasi.
Sementara itu, aparat kepolisian di kawasan yang sama juga berhasil menemukan seorang pendeta yang tinggal di salah satu kawasan New York bagian barat, yang sebelumnya telah dilaporkan menghilang di klub ‘striptease’ di sana.
Pihak kepolisian beberapa hari sebelumnya telah melakukan patroli di kawasan di mana klub itu berada, lalu menemukan pendeta yang diketahui bernama Craig Rodenaiser, 49 tahun, tepatnya di Dayton, Riverseid.
Rupanya, pendeta itu telah lama dicari oleh FBI dan aparat keamanan di New York yang dikabarkan menghilang beberapa hari yang lalu.
Seorang anggota tim penyidik mengatakan, pendeta tersebut sedikit mengalami gangguan jiwa saat ditemukan polisi. “Saya kira orang ini merasa berdosa,” katanya. (ismo/AS)
| Cinta Rasulullah ‘alaihish sholatu wassalaam :: Rumah di Ciputat dijual murah! :: |
Pejabat VATIKAN Minta ‘JIHAD’ Dihapuskan, Tolak al-Qur`an Sebagai Kalamullah!
Kamis, 29 Mei 08
Belum lama lalu, paus VATIKAN membuat statement yang memerahkan telinga umat Islam. Kali ini statement dikeluarkan oleh para pejabat tinggi VATIKAN.
Para pejabat itu kembali menggugat Islam dan umat Islam. Salah seorang penasehat paus VATIKAN meminta umat Islam menghapus syariat ‘JIHAD.’ Dalam waktu yang bersamaan, ia juga menolak untuk mengakui al-Qur`an sebagai Kalamullah.!
Kardinal Jean Louis Tauran, penasehat paus VATIKAN, Benediktus XVI untuk urusan keislaman mengatakan, “Para pemimpin umat Islam harus lebih terbuka dan kritis terhadap kekerasan yang dilakukan atas nama agama.”
Seperti yang dilansir surat kabar ‘The Guardian,’ Tauran menambahkan, “Sementara kebanyakan tokoh agama Islam mengecam aksi terorisme, maka mereka juga perlu mengambil sikap yang lebih terbuka dan jelas, khususnya terkait dengan masalah ‘Jihad,’ di mana ia banyak diulang-ulang di dalam al-Qur`an.”
Statement-statement Tauran terbaru mengungkap tipologi hubungan antara gereja Katholik dan umat Islam, terlebih lagi, Tauran saat ini mengepalai Dewan Kepausan untuk dialog antar agama-agama, serta menjadi penanggung jawab perbaikan hubungan antara VATIKAN dan umat Islam.!
Tahun lalu, Tauran telah mengarahkan kritikan-kritikannya kepada sejumlah negara-negara Muslim, khususnya Kerajaan Arab Saudi dengan klaim tidak mengizinkan kebebasan beragama di sana.
Dalam statement-statement yang disampaikannya pada sebuah ceramah di London, Tauran mengatakan, “Di dalam al-Qur`an terdapat sekian banyak penafsiran tentang Jihad, sebagiannya ‘keras,’ dan sebagian lainnya ‘dianggap suci.’ Kebanyakan umat Islam meyakini kewajiban perang atas nama agama. Akan tetapi permasalahannaya ada di dalam al-Qur`an sendiri di mana bagi anda ada jihad yang baik dan ada jihad yang tidak baik. Oleh karena itu, anda harus memilih.!” Demikian seperti yang diklaimnya.!
Ia menambahkan, “Tidak ada otoritas internasional yang mampu menafsirkan al-Qur`an. Oleh karena itu, pemahaman al-Qur`an bergantung kepada individu yang membacanya. Oleh karena itu, otoritas keagamaan harus lebih terbuka mengenai kekerasan atas nama agama ini.”
Ia melanjutkan, “Akan tetapi permasalahannya, umat Islam kadung meyakini bahwa al-Qur`an itu adalah Kalamullah. Dan ini bermasalah.!” (ismo/AS)
-
Terkini
- tutorial blogs
- fs lagi- lagi fs
- Mengatasi Serangan Boot Para Lamer atau Booter secara Sederhana: Anti Boot Lewat Yahoo Messenger Biasa
- Komunitas Friendster
- browsing safari
- internet explorer
- browsing firefox
- avast antivirus
- avira anti virus
- kumpulan kaspersky
- anti virus avg
- Karena Adakan Perjanjian Dengan TALIBAN, Negara-Negara BARAT Peringatkan Pemerintah PAKISTAN!!
-
Tautan
-
Arsip
- Juni 2008 (14)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
Menlu Inggeris, David memperingatkan Pakistan dan Afghanistan bahwa dunia barat akan menilai demokrasi belum terealisasi dalam sistem pemerintahan kedua negara itu andaikata sedikit saja mereka melepaskan diri dari peran yang telah dimainkan negara-negara dalam front dunia terhadap apa yang disebut ‘terorisme.’